Tampilkan postingan dengan label ILMU KIMIA. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label ILMU KIMIA. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 19 November 2016

ALASAN - ALASAN MENGAPA MEMILIH ILMU KIMIA





Menjadi seorang lulusan Teknik Kimia bukanlah soal perkara mudah. Perlu tekad, api semangat hingga keringat darah yang bercucuran dari dalam tubuh untuk menyelesaikan jurusan ini. Terlebih jika anda memilih jurusan teknik kimia pada jenjang yang lebih tinggi seperti D3, D4, S1, S2, ataupun S3 dimana tenaga dan pikiran akan terkuras lebih banyak dari biasanya.

Teknik kimia sendiri merupakan jurusan yang mendalami mengenai ilmu proses pengolahan barang mentah menjadi barang jadi atau setengah jadi. Terdengar gampang bukan? faktanya jauh dari kata demikian. Materi yang dienyam oleh teknik kimia tidak hanya meliputi proses pengolahan saja, melainkan seorang teknik kimia harus mempelajari bagaimana proses tersebut berjalan, kondisi operasi apa yang sesuai dengan proses tersebut, serta bagaimana dengan bahan dan bahan pendukung yang cocok untuk digunakan. Hal ini tentu akan berbeda jika anda masuk ke jurusan teknik kimia dengan jenjang pendidikan yang lebih tinggi yaitu jenjang perkuliahan dimana segala materi yang di pahami menjadi tidak hanya sekedar “Proses pengolahan saja” melainkan juga bagaimana alat tersebut dirancang, bagaimana dengan perhitungan aliran massa dan energi, bagaimana efisiensi dari proses tersebut, dll. Bahkan seorang sarjana teknik kimia untuk mendapatkan gelar S-1nya harus merancang sebuah pabrik kimia lengkap dengan perhitungan aliran massa, energi, biaya, keuntungan, dan alat proses yang digunakan sebagai Skripsi mereka.

Walaupun terdengar sulit namun faktanya teknik kimia memang sulit kok -_-, namun tenang saja jika kamu serius dan mau berusaha semuanya akan baik-baik saja, karena pada dasarnya setiap jurusan memiliki keluh-kesahnya masing-masing. Namun menurut saya jurusan teknik lah yang keluh-kesahnya lebih tinggi.

Bagi siswa SMA sederajat khususnya IPA tak ada salahnya jika memilih jurusan teknik kimia sebagai pilihan jurusan anda saat akan memasuki dunia perkuliahan. Terlebih jika kamu memiliki ketertarikan besar terhadap ilmu kimia. Berikut ada 9 alasan kenapa kamu harus memilih jurusan tekkim/teknik kimia. Check this out :

1. Kamu bisa bekerja di perusahaan impian kamu karena Prospek Kerja yang luas

Seorang Peneliti
Prospek lapangan pekerjaan teknik kimia itu luas sangat bro. Prospek kerja lulusan teknik kimia bisa meliputi industri kimia, industri obat, industri pangan, industri perancangan alat, industri agrobisnis, laboratorium, tenaga pengajar, unit pengolahan limbah, bahkan dunia per-bankan bisa dimasuki oleh seorang lulusan teknik kimia.

2. Karena basicnya kimia sudah tentu kamu mengetahui banyak unsur kimia di Bumi

Pernah dengar tabel unsur periodik dimana segala lambang, nama, dan nilai atom pada semua unsur kimia di bumi tercantum dari tabel tersebut. Dengan kamu menjadi seorang teknik kimia, kamu bisa mengetahui sebagian besar nama-nama unsur tersebut, lengkap dengan maksud dan fungsinya. Sehingga kamu bakal bisa menjawab pertanyaan-pertanyaan jika ada seseorang yang bertanya.

3. Berhitung akan menjadi kebiasaanmu

Ilustrasi Rumus Matematika
Menghitung dalam teknik kimia sudah biasa dilakukan. Seorang teknik kimia haruslah pandai berhitung, karena pada dasarnya materi teknik kimia khususnya sarjana adalah menghitung seperti menghitung neraca massa, neraca energi, efisiensi suatu alat, dan nilai-nilai lain yang memiliki satuan berbeda. Tentunya hal ini akan membuat dirimu menjadi ahli hitung

4. Kamu akan bisa merancang sebuah pabrik lengkap dengan pilihan alat, perhitungannya, bahkan hingga simulasi prosesnya

Teknik kimia tidak hanya tentang perhitungan atau mengenal proses kimia saja, namun kamu akan diajari beberapa program yang biasa digunakan oleh perusahaan seperti Hysys (Perancang Proses lengkap dengan kondisi operasinya meliputi suhu, densitas, viskositas, dll), Ansys (bisa membuat simulasi proses lho), ms. excel (tidak zamannya membuat data tabel pakai program ms. Excel, seorang mahasiswa teknik kimia akan terbiasa melakukan optimasi dengan ms. excel), Matlab (permodelan matematika), bahkan anda bisa mendalami ilmu design web dan grafis bila kamu lebih berusaha tentunya.

5. Kamu akan sadar bahwa ilmu teknik kimia berada disekitarmu

Karena yang dipelajari adalah proses bagaimana memproses barang mentah menjadi barang setengah jadi atau jadi. Kamu jadi sadar bahwa produk-produk teknik kimia ada disekitarmu seperti BBM, minyak, produk mandi, serta produk plastik merupakan secelumit contoh produk yang membutuhkan lulusan teknik kimia dalam membuatnya.

6. Kamu bisa menolong banyak Orang bahkan Dunia sekalipun

Pemanfaatan limbah kotoran ternak sebagai energi alternatif
Polemik-polemik isu permasalahan Dunia tentang cadangan energi yang semakin lesu, bahan-bahan yang merusak alam, serta pemanfaatan limbah tak terpakai menjadi produk yang bernilai tinggi dapat kamu terapkan dengan pengaplikasian ilmu teknik kimia yang kamu dapat saat di perkuliahan seperti pembuatan plastik biodegradable, bahan bakar alternatif, bahkan kamu bisa membuat produk sabun atau sampo sendiri dirumah dan mengajari mereka.

7. Kamu bisa berwirausaha dengan menjual produk kimia buatan kamu sendiri

Beragam produk kecantikan yang bisa dibuat sendiri
Kamu bisa membuka lowongan usaha pembuatan sabun mandi, pembersih lantai, minyak atsiri yang kamu ambil dari bahan alam aromatik, produk parfum, pelicin pakaian, hingga minyak kelapa. Semua itu merupakan beberapa contoh produk kimia yang bisa kamu buat dirumah. Bahan yang dibutuhkan juga mudah untuk didapatkan dengan begini kamu bisa menciptakan peluang usahamu.

8. Kamu akan banyak tahu tentang alat-alat proses dan instrumen bahkan cara untuk mengoperasikannya yang biasa digunakan dalam analisis bahan/produk

Dalam jurusan teknik kimia kamu akan berhubungan dengan alat-alat proses skala laboratorium ataupun industri seperti Senrifugasi, separator, alat ekstraksi, dll dan tentang instrumentasi yang biasa digunakan untuk menganalisis suatu produk seperti densitometer (densitas), viscometer (Viskositas), AAS (kandungan Logam), BET analyzer (luas permukaan), alat FT-IR (gugus fungsi), alat XRD, GCMS (Gas Chromatogram and Mass Spectrofotometry), HPLC, dll.

9. Kamu bisa menjadi orang yang membawa perubahan besar di Dunia

Dengan usaha yang lebih keras kamu bisa membawa dirimu ketahap yang lebih tinggi dengan bekal ilmu teknik kimia yang kamu dapatkan kamu bisa menjadi seseorang yang bisa melakukan perubahan dalam mengatasi isu dunia menjadi lebih baik.

ke-9 alasan ini bisa menjadi pecut semangat dalam dirimu dan ingat bahwa ke 9 ini bisa kamu dapatkan jika kamu serius, rela berkorban dan berusaha lebih giat. 

 (Narasumber wowcang)




PENGERTIAN ILMU KIMIA DAN CABANG-CABANGNYA




Ilmu kimia merupakan ilmu yang mempelajari tentang sebuah peristiwa atau fenomena yang terjadi di alam, lebih spesifiknya iyalah ilmu mempelajari tentang materi serta perubahan yang menyertainya.

Ilmu kimia seringkali dikatakan sebagai central sains dikarenakan pada disiplin ilmu apapun selalu berkaitan dengan kimia. Kimia

Kimia merupakan ilmu pengetahuan yang membahas perubahan suatu materi. Perubahan suatu materi bisa di dapat oleh gambaran melalui reaksi kimia. Menggunakan reaksi kimia, kita dapat menyingkap perubahan-perubahan aneh yang tersembunyi pada suatu zat.

Kimia merupakan ilmu pengetahuan tentang yang gaib, tersembunyi,serta tak terlihat.

Ilmu kimia adalah bagian dari ilmu pengetahuan alam (sains) yang mempelajari tentang sifat, sturktur, komposisi, perubahan serta energi yang menyertai perubahan materi.


Cabang -Cabang dalam Kimia.

masing-masing memiliki bidang cakupan study yang luas seperti:

Kimia Analitik
Kimia analitik menggunakan pengamatan kualitatif serta kuantitatif untuk mengenali dan mengukur properti fisik serta kimia dari suatu zat. Dan dalam beberapa hal, seluruh zat kimia bersifat analitis.

Kimia Fisik
Kimia fisik mengkombinasikan kimia dengan fisika. Kimia fisik mempelajari bagaimana materi dan energi berinteraksi. Termodinamika dan mekanika kuantum adalah dua cabang penting pada kimia fisik. Kimia fisika merupakan cabang ilmu kimia yang mempelajari struktur, sifat, serta perubahan kimia suatu zat serta perubahan energi yang menyertai perubahan kimia tersebut. 

Kimia Organik
Kimia organik iyalah senyawa yang mengandung elemen karbon dalam spesifikasinya. Karbon itu sendiri memiliki banyak properti unik yang memungkinkan untuk membentuk ikatan senyawa kompleks serta molekul yang sangat besar. Kimia organik dikenal juga sebagai “Kimia Kehidupan” karena segala molekul yang membentuk jaringan kehidupan memiliki karbon sebagai bagian dalam pembentukannya.

Kimia Anorganik
Kimia anorganik mempelajari material seperti logal serta gas yang tidak memiliki karbon sebagai bagian dari pembentukannya.

Biokimia
Biokimia adalah study dari proses kimia yang terjadi pada organisme hidup.

Kimia Lingkungan : Kimia lingkungan iyalah cabang ilmu kimia yang mempelajari tentang interaksi yang melibatkan zat serta reaksi kimia di alam, serta polusi di alam.

Kimia Analitik : Kimia analitik merupakan cabang ilmu kimia yang mengkaji tentang analisis zat atau senyawa, baik secara kualitatif ataupun kuantitatif, yang meliputi sampling, penyiapan sample siap ukur, pengukuran, pemisahan, peralatan untuk keperluan pengukuran dan lain-lain.

Biokimia : Biokimia adalah cabang ilmu kimia yang mempelajari zat kimia serta reaksi kimia yang menyertai proses-proses biologi seperti proses metabolisme dalam tubuh.

Kimia Makanan : Kimia makanan iyalah cabang ilmu kimia yang berfokuskan pada kajian mengenai komposisi kimia, reaksi kimia, serta proses kimia dalam makanan. yang dimaksud meliputi makro nutrisi, mikro nutrisi, dan zat aditif dalam makanan.

Geokimia
Geokimia menggabungkan kimia dan geologi untuk mempelajari pembentukan serta interaksi antara berbagai zat yang terdapat di Bumi.

Kimia agrikultur mempelajari tentang reaksi kimia yang terlibat pada produksi, perlindungan, serta penggunaan dari pertanian dan peternakan. Bidang ini iyalah bidang lintas disiplin yang bergantung dengan berbagai bidang sains lainnya.

Bioteknologi pertanian merupakan fokus yang berkembang pesat pada berbagai ahli kimia agrikultur. Bidang ini memanipulasi tanaman agar resisten terhadap penggunaan herbisida untuk mengendalikan gulma.

Kimia Lingkungan

Kimia lingkungan adalah ilmu mempelajari bagaimana zat kimia berinteraksi dengan lingkungan alam. Kimia lingkungan iyalah bidang lintas disiplin yang melibatkan kimia analitik dan pemahaman terhadap ilmu lingkungan. Ahli di bidang ini pertama kali harus memahami kimia dan reaksi kimia yang muncul pada proses alam pada air dan udara.

Kualitas air merupakan area penting pada kimia lingkungan. Air “murni” tidak pernah muncul di alam semesta. Selalu terdapat beberapa mineral atau senyawa lainnya yang terkandung di dalamnya. Kualitas air diuji pada sungai, danau, serta air laut melalui karakteristik seperti kandungan oksigen, keasaman, tingkat kekeruhan, sedimen tersuspensi, serta pH.

Kimia Pangan

kimia pangan mempelajari tentang Ilmu pangan yang pada dasarnya berurusan dengan tiga komponen biologis dari makanan yaitu karbohidrat, lipid, dan protein.

Teknik Kimia

Teknik kimia meneliti serta mengembangkan material atau proses baru yang melibatkan reaksi kimia. Teknik kimia mengkombinasikan kimia dengan konsep engineering serta ekonomi untuk memecahkan masalah teknologi.
Demikian penjelasan tentang pengertian Kimia semoga dapat bermanfaat bagi para pembaca 


(Narasumber Gurupendidikan.com)