
Tampilkan postingan dengan label INFORMASI SMK. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label INFORMASI SMK. Tampilkan semua postingan
Rabu, 10 Mei 2017
Jumat, 21 April 2017
CARA TEPAT MENENTUKAN PILIHAN PRODI ATAU JURUSAN
Bagi anda yang akan melanjutkan ke jenjang SMK atau perguruan tinggi, sudahkah menentukan pilihan prodi (program studi) atau jurusan yang TEPAT dan CERDAS?
Berikut ini tips yang dirangkum dari pengalaman banyak orang/mahasiswa yang berasal dari
A) berbagai prodi/jurusan,
B) berbagai perguruan tinggi,
C) berbagai angkatan, dan
D) yang belum lulus dan yang sudah lulus (bekerja).
Namun sebelum melakukan tips tersebut, coba kenalilah diri sendiri. Anda termasuk kelompok yang mana?
a. Tahu bakat/karakternya, sudah menentukan pilihan prodi, dan sudah tahu profesi/pekerjaan-nya di masa depan.
b. Tahu bakat/karakternya, bingung milih prodinya (ada beberapa opsi pilihan prodi).
c. Tahu bakat/karakternya, bingung milih prodinya (tidak punya opsi pilihan prodi).
d. Tidak tahu bakat/karakternya, sudah menentukan pilihan prodi.
e. Tidak tahu bakat/karakternya, bingung milih prodinya (ada beberapa opsi pilihan prodi).
f. Tidak tahu bakat/karakternya, bingung milih prodinya (tidak punya opsi pilihan prodi).
Kalau anda termasuk di kelompok a, maka beruntunglah anda karena anda sudah lebih fokus dan yakin melangkah. Lalu bagaimana dengan kelompok b sampai dengan f? Semakin ke bawah kelompoknya, maka semakin besar tantangan yang anda hadapi, karena ketidakpastiannya semakin besar.
Bagaimana caranya berubah menjadi (kelompok) a?
Berikut ini 14 Langkah yang bisa dilakukan. Tips ini diperuntukkan bagi semua orang di kelompok a sampai dengan f.
Tujuannya adalah,
… jangan sampai menyesal di tengah jalan ketika anda salah memilih prodi/jurusan.
1. DEFINISIKAN APA BAKAT ANDA? Definisikan BAKAT anda dan hal-hal yang membuat anda bahagia serta nyaman ketika melakukannya/mengalaminya. Biasanya anda akan memulainya dari: “Aku suka mata pelajaran hitungan, karena aku tidak suka hafalan”, atau “Aku tidak suka matematika, apalagi fisika, karena banyak hitungannya”. Hati-hati … Jangan-jangan anda bukan tidak suka mata pelajarannya, tapi cenderung tidak suka sama gurunya, atau metode penyampaian guru di kelas, atau hal-hal lain yang sifatnya sangat pribadi. Itu bukan tidak suka, tapi TRAUMA (ringan/sedang/berat), dan trauma bisa diobati. Tapi ketika anda nyaman dengan sesuatu, jangan memaksakan diri sendiri untuk “mengakui” yang bukan menjadi kesukaan anda.
2. KAITKAN DENGAN HOBI ANDA? Lebih dalam lagi anda bisa menggali dari HOBI anda yang bisa dikaitkan dengan pilihan prodi. Misalnya, anda senang mendesain yang dituangkan ke dalam gambar. Atau anda menyukai hal-hal tentang kepemimpinan di organisasi. Atau anda menyukai hal-hal berbau komputer (harus bisa membedakan antara Jaringan Komputer, Database, Web Development, dsb). Atau anda senang mengajar, atau mendesain sesuatu, atau menulis artikel, dan lain-lain.
3. TENTUKAN KARAKTER ANDA, LEBIH KUAT KE ANALISA/TEORI atau SKILL/KETRAMPILAN MOTORIK? Karakter anda lebih kuat di bidang analisa/teori atau di bidang skill motorik? Menimbang dan memilih prodi-prodi Sarjana (S1), Diploma-4 (D4) dan Diploma-3 (D3) harus dipertimbangkan masak-masak dan cerdas. Jangan sampai memaksakan diri ke arah yang bukan menjadi kekuatan atau karakter anda. Kuliah di prodi S1 memang lebih banyak kearah analitis dan teoritis. Kalau di prodi Diploma 3 atau 4, lebih banyak praktek untuk pengembangan skills-nya. Ketiga-tiganya memiliki keunggulan masing-masing, tinggal anda lebih cocok yang mana. Prodi D4 itu setara S1, maka sering disebut “S1 Terapan” dan bisa langsung melanjutkan ke jenjang S2. Prodi-prodi S1 biasanya masih menjadi pilihan pertama, tapi jangan sampai tidak tahu bahwa lulusan D3 dan D4 sangat cepat terserap di dunia kerja saat ini. Mengingat kebutuhan pasar kerja dunia saat ini mulai cenderung kea rah vokasional (D3/D4/S2 Terapan). Satu lagi, pertimbangan kondisi kesehatan anda harus disesuaikan dengan pemilihan prodi. Misalnya bagi yang mengalami buta warna disarankan jangan masuk ke prodi-prodi seperti Teknik Elektro atau Elektronika & Instrumentasi. Kedapannya harus bisa membedakan warna kabel yang disambungkan ke sumber listrik, jangan sampai salah sambung kabel.
4. SEBUTKAN APA SAJA PROFESI PEKERJAAN DI DUNIA INI. Luaskan pengetahuan anda tentang informasi berbagai jenis PROFESI PEKERJAAN. Agar anda menjadi semakin objective, anda jangan hanya tahu jenis pekerjaan yang sering anda dengar sejak kecil. Misal, jadi dokter, jadi pilot, jadi guru, jadi tentara, dan sebagai. Dalami informasi profesi-profesi lain seperti: Menjadi banker atau akuntan, menjadi dokter gigi atau dokter hewan, menjadi peneliti di pusat penelitian. Menjadi marketing, salesman alat berat yang fee omzet-nya bisa mencapai ratusan juta rupiah per bulan, begitu pula penjual asuransi besar yang pendapatannya juga bisa mencapai ratusan juta rupiah perbulan. Menjadi guru/dosen yang saat ini juga mendapatkan tunjangan sertifikasi dosen dan tunjangan guru relatif besar. Bekerja di BUMN (Wika, Adhi Karya, Waskita Karya) sebagai engineer, akuntan, dsb. Di bidang perikanan dan maritime, mengingat Jokowi berancang-ancang menjadikan Indonesia menjadi Poros Maritim Dunia, yaitu menjadi penyelam bersertifikasi internasional, yang tarif-nya mencapai minimal USD 500 per-jam, dan bisa bekerja di berbagai negara (tambang, peneliti dan sebagainya).
Bekerja di tambang batu bara. Bekerja di tambang minyak lepas pantai yang jarang berkumpul keluarga tapi gajinya luar biasa besar. Menjadi politikus atau pengamat politik yang handal. Menjadi pengacara, jaksa atau hakim. Profesi di bidang hukum saat ini menjadi favorit di USA dan negara-negara maju, mengingat makin kompleksnya permasalahan di era global. Menjadi notaris yang laris. Menjadi diplomat di berbagai negara dengan gaji US$. Menjadi penerjemah bahasa di perusahaan asing. Menjadi guide untuk pariwisata dengan tarif US Dollar. Menjadi pemain saham sukses dengan keuntungan milyaran Rupiah per tahun. Menjadi engineer di perusahaan industry otomotif. Menjadi manajer sebuah perusahaan Start-Up. Menjadi programmer yang sukses menjual aplikasi Android-nya ke jutaan orang. Memiliki website portal yang banyak dikunjungi orang, sehingga banyak perusahaan besar ingin memasang iklan di website anda. Memiliki rumah makan yang beromset ratusan juta per bulan.
Menjadi operator/sopir alat berat tambang batu bara dengan gaji belasan juta rupiah per bulan. Menjadi musisi yang sukses. Memiliki industry kecil dengan beberapa mesin CNC dan mesin bubut, mensuplai komponen-komponen ke perusahaan besar (misalnya Astra Daihatsu, Astra Otopart, dsb). Memiliki perusahaan digital printing. Memiliki tempat karaoke keluarga. Bekerja mengelola hutan-hutan di Kalimantan. Bekerja di rumah sakit sebagai perawat, atau di bidang Rekam Medis. Bekerja sebagai bidan yang membantu proses kelahiran ratusan ibu hamil per bulan. Bekerja sebagai perawat yang dikirim ke Jepang. Bekerja sebagai buruh di perusahaan di Jepang. Bekerja sebagai sekretaris di perusahaan besar. Bekerja sebagai ahli arsip. Menjadi fotografer terkenal dengan karya-karya besar. Memiliki Photo Studio yang beromzet ratusan juta rupiah perbulan. Menjadi ahli benda purbakala dan sejarah sehingga bisa mengajar dan meneliti. Menjadi reporter, wartawan atau pembawa acara. Dan sebagainya … dan sebagainya. Harap diingat, masih banyak profesi lain yang belum dicantumkan disini. Silakan explore lebih jauh. Tips: Carilah info dan bertanya kepada banyak orang (sebanyak-banyaknya).
5. TENTUKAN 3 PRODI YANG PALING ANDA INGINKAN. Setelah anda semakin faham gambaran profesi idaman anda di masa depan, sekarang saatnya anda harus menentukan minimal 3 prodi yang memiliki keterkaitan dengan bakat, hobi, karakter, kekuatan anda, serta gambaran profesi impian di masa depan.
6. SEBUTKAN 5-10 PERUSAHAAN YANG SIAP MEREKRUT ANDA. Langkah berikutnya: Agar semakin yakin terhadap 3 prodi idaman anda tadi, anda HARUS MAMPU MENYEBUTKAN 5 sd 10 perusahaan besar yang sudah menunggu anda untuk merekrut pada 4-5 tahun yang akan datang. Atau bisa saja, anda akan menjadi wirausahawan sukses setelah lulus kelak. Tips: Carilah info dan bertanya kepada banyak orang (sebanyak-banyaknya).
7. Bayangkan diri anda 10 tahun lagi bekerja pada profesi dan perusahaan tersebut. Bayangkan diri anda 10 tahun lagi bekerja pada profesi tersebut, cocokan dengan perasaan dan panggilan hati anda. Anda harus betul-betul jujur pada diri sendiri. Cocok atau tidak? Suka atau tidak? Bila orang tua anda meragukannya, anda harus mampu menjelaskan dengan detil disertai dengan alasan yang logis dan sangat masuk akal. Tapi di sisi lain, anda juga harus mau mendengarkan masukan orang tua anda. Harus ada komunikasi dua arah, dan kesepakatan bersama. Harus diingat: Anda besar dan sukses karena doa, bimbingan dan kerja keras orang tua anda.
8. MILIKI KEYAKINAN SEMUA PRODI MENAWARKAN JALUR KESUKSESAN. Yup, semua prodi menawarkan jalur kesuksesan, tergantung dari Kerja Keras, Kerja Cerdas dan Kerja Ikhlas masing-masing orang. Jangan terlalu mendewa-dewakan beberapa prodi, dan jangan terlalu skeptis terhadap beberapa prodi. Bila seseorang mampu maksimal di bidangnya, maka hasilnya juga akan maksimal. Semua prodi juga memungkinkan anda menjadi wirausahawan sukses, tidak harus dari prodi-prodi yang berhubungan dengan ilmu Ekonomi.
9. EVALUASI LANGKAH dan KEPUTUSAN ANDA. Pada langkah ini, anda disarankan untuk melakukan EVALUASI lagi agar langkah kedepan makin mantab. Untuk itu anda bisa kembali ke No. 1 atau No.2 atau No.3.
10. BUAT URUTAN PRODI-PRODI YANG ANDA MINATI. Kemudian, kalau sudah mantab, urutkan ketiga prodi yang menjadi opsi pilihan mulai dari yang paling anda inginkan.
11. PILIH SEKOLAH ATAU KAMPUS/PERGURUAN TINGGI. Tentukan sasaran prodi di sekolah atau kampus mana yang cocok dengan situasi anda (secara geografis, ekonomi, teknis, kondisi badan/kesehatan anda, dan sebagainya). Analisa tingkat persaingan masing-masing prodi yang menjadi opsi pilihan. Beberapa prodi favorit, tingkat persaingannya bisa mencapai 1:50 atau 1:100.
12. GALI INFO SEBANYAK-BANYAKNYA DI WEBSITE. Kunjungi website masing-masing prodi. Anda harus betul-betul yakin terhadap kampus yang anda tuju. Gali informasi sedalam-dalamnya mengenai:
a. Kurikulum dan alur mata kuliah tiap-tiap semesternya. Kalau memungkinkan, cek silabusnya untuk masing-masing mata kuliah.
b. Fasilitas Laboratorium dan pendukung lainnya.
c. Daftar prestasi mahasiswa dan berbagai kegiatan mahasiswa.
d. Tracer Study, lulusannya pada kerja di mana dan secepat apa terserap oleh dunia kerja
e. Daftar kerjasama (MoU) yang sudah dimiliki, baik dengan perusahaan Dalam Negeri dan Luar Negeri.
f. Program Magang di industri.
g. Program Pertukaran Mahasiswa Internasional, dengan negara mana saja.
h. Program Penelitian dan Pengabdian Masyarakat.
i. Sertifikasi keahlian/skill yang akan didapatkan ketika lulus kelak, selain ijazah dan transkrip nilai.
j. List Beasiswa dan kemungkinan mendapatkannya.
k. Dan berbagai progam inovasi dan terobosan lainnya yang dilakukan prodi tersebut.
13. PELAJARI SISTEM PMB (PENERIMAAN MAHASISWA BARU). Ingat dan pertimbangkan: anda bisa diterima melalui Jalur Penelusuran Bibit Unggul (Tanpa Ujian Tulis) atau melalui Jalur Ujian Tulis. Masing-masing jalur ada strateginya. Pelajari aturan jumlah pilihan prodi pada PMB (Pendaftaran Mahasiswa Baru) di setiap kampus. Anda harus membuat strategi yang tepat disesuaikan dengan peraturan yang ada. Untuk aspek ini, tidak dibahas khusus pada artikel ini.
14. EVALUASI LANGKAH dan KEPUTUSAN ANDA, LALU ‘JUST DO IT’. Pada langkah ini, anda disarankan untuk melakukan EVALUASI sekali lagi agar langkah kedepan makin mantab. Untuk itu anda bisa kembali ke No. 9, No.10 atau No.11. Jangan pernah ragu untuk mempertimbangkannya berkali-kali selama ada waktu. Misalnya, anda bisa merubah-rubah urutan prodi yang anda inginkan, atau mengganti dengan opsi prodi yang lain, ketika persaingannya dirasa terlalu tinggi dan sengit. Tapi pada saatnya kelak, jangan ragu membuat keputusan besar untuk hidup anda. Dan, yakinlah, itulah yang terbaik bagi masa depan anda.
Semoga tips 14 Langkah ini bermanfaat bagi anda … Menjadi orang sukses diawali sukses memilih prodi dan kampus yang tepat …
Salam sukses
SUmber : http://www.isigood.com/uncategorized/cara-memilih-prodi-kuliah/
PENERIMAAN SISWA BARU SMK MUHAMMADIYAH CARIU
Penerimaan siswa baru SMK Muhammadiyah Cariu tahun ajaran 2017-2018.
Daftarkan putera puteri anda segera dan sampaikan informasi ini kepada anak anak kita yang membutuhkan. Keterangan lebih lanjut dapat menghubungi kontak person dalam brosur.
smkmuhammadiyahcariu
Jumat, 16 Desember 2016
10 HAL UNIK YANG PERLU DIKETAHUI JIKA MEMILIH SMK
Like it or not, anak SMK seringkali dipandang sebelah mata. Ciyan, ya? Anak SMK malah selalu ditanya, “Kenapa masuk SMK, sih?” seumur hidupnya. Yang paling menyakitkan, sih, kalau anak SMK dikira masuk SMK karena nggak lolos masuk SMA idaman. SMK dianggap pacar pelarian, karena cintanya kadung ditolak SMA idaman *kemudian syuting sinetron*
Mungkin ada anak SMK yang begitu, tapi nggak semua, sob. Saya adalah salah satu lulusan SMK yang menikmati masa-masa bersekolah di sana. Dan menurut saya, berikut adalah 10 hal unik yang cuma dirasakan anak SMK.
1. Harus langsung pilih jurusan, dan langsung disuruh tes masuk yang susah
Anak SMK memang sudah harus menentukan jurusannya sejak awal masuk sekolah. Setelah menentukan jurusan pun, mereka harus menjalani berbagai ujian masuk yang susah dan kompetitif, apalagi kalau mau masuk SMK favorit.
Beberapa diantaranya adalah ujian tertulis, tes tinggi badan (untuk jurusan Perhotelan), tes kesehatan termasuk tes buta warna (untuk jurusan Tata Busana) dan tes alergi (untuk jurusan Tata Boga), wawancara, serta psikotes kepribadian minat dan bakat. Biasanya rangkaian ujian ini dilakukan oleh SMK yang sangat mementingkan kompetensi lulusannya.
2. Cuma belajar pelajaran IPA, IPS, Bahasa dan Komputer secara mendasar, tetapi pulang sekolahnya tetap aja jam 6 sore.
Di SMK, materi pelajaran umum seperti IPA, IPS, Bahasa dan Komputer nggak sebanyak di SMA. Bahkan mata pelajaran umum tersebut cuma dipelajari dasar-dasarnya aja, nggak sampai mendalam. Kenapa? Karena fokus anak SMK adalah mata pelajaran produktif jurusannya masing-masing. Misalnya, anak Tata Boga ya fokusnya belajar masak.
Jadi, anak SMK tetap baru pulang sekolah jam enam sore, sob. Capek otak, capek fisik, capek semuanya, deh. Tapi, sisi postifinya, mental anak SMK jadi seperti baja. Ketempa abis!
3. Punya seragam praktek yang keren dan Instagram-able
Di SMK, materi pelajaran umum seperti IPA, IPS, Bahasa dan Komputer nggak sebanyak di SMA. Bahkan mata pelajaran umum tersebut cuma dipelajari dasar-dasarnya aja, nggak sampai mendalam. Kenapa? Karena fokus anak SMK adalah mata pelajaran produktif jurusannya masing-masing. Misalnya, anak Tata Boga ya fokusnya belajar masak.
Jadi, anak SMK tetap baru pulang sekolah jam enam sore, sob. Capek otak, capek fisik, capek semuanya, deh. Tapi, sisi postifinya, mental anak SMK jadi seperti baja. Ketempa abis!
4. Bisa berkarya sepuasnya di mata pelajaran produktif
Di SMK, meskipun mata pelajaran produktif bisa menghabiskan tiga sampai empat jam per hari, murid-muridnya tetap semangat mempelajarinya, karena mereka senang bisa berkarya sepuasnya. Kadang mereka malah bisa ngejual karya prakteknya ke teman-teman yang beda jurusan.
Misalnya, anak Tata Boga bisa ngejual cupcake-nya ke anak Tata Busana, sementara anak Tata Busana bisa ngejual baju karya mereka ke anak Tata Boga. Bagi anak SMK, latihan jadi entrepreneur dimulai dari muda, sob!
5. Berkesempatan merasakan Praktek Kerja Industri (Prakerin)
Anak-anak SMK biasanya wajib ikut sebuah program bernama Praktek Kerja Industri (Prakerin) selama tiga bulan. Kurang lebih seperti magang atau Kuliah Kerja Nyata, gitu. Jadi selama tiga bulan tersebut, mereka nggak sekolah, tetapi bekerja. Kerja beneran gitu, lho, sob, dan musti ngerasain ketemu klien, dimarahin bos dan (untungnya) digaji. Persis seperti di dunia kerja sesungguhnya.
6. Merasakan ujian dobel
Di SMK, Ujian Akhir Nasional tetap harus diikuti. Namun setelah UAN, anak SMK masih harus melewati ujian kompetensi. Sebagai contoh, siswa SMK jurusan Tata Busana harus bikin fashion show sendiri, lho! Ujian kompetensi ini juga akan menentukan kelulusan siswanya *lap keringat*
7. Punya kemampuan yang lebih praktikal
Anak SMK sudah pasti punya kemampuan praktikal sesuai jurusannya masing-masing. Saking skilful-nya, kadang-kadang siswa SMK kelas tiga sudah mulai nerima pekerjaan freelance sesuai keahlian masing-masing, lho. Ada yang nerima pembuatan kebaya, pesanan katering, bahkan ada yang sudah diminta untuk mengurus administrasi dan kesekretariatan di kantor kecil.
8. Lomba Kompetensi Siswa
Setiap tahun, Dikti mengadakan Lomba Kompetensi Siswa untuk siswa SMK, dan ini adalah ajang yang sangat dinantikan oleh siswa SMK se-Indonesia Raya. Jadi, para pelajar SMK di setiap kota di Indonesia akan disaring sesuai jurusannya masing-masing. untuk ikutan lomba kompetensi ini. Skalanya nasional, lho, bahkan global! Dan pemenangnya, akan lebih mudah jika ingin mengambil sertifikasi kompetensi yang setara dengan Diploma 1. Seru ‘kan? Ajang ini makin terasa seru, karena pesertanya jadi bisa ketemu kontingen dari berbagai wilayah.
9. Kalau mau kuliah lagi, ya tinggal kuliah aja
SMK memang dirancang agar lulusannya bisa langsung terjun ke dunia kerja. Tapiii kalau seorang lulusan SMK ujung-ujungnya mau lanjut kuliah, ya kuliah ajaaa… SMK nggak pernah memberatkan lulusannya untuk meneruskan pendidikan ke jenjang lebih tinggi, kok.
Trus, kalau lulusan SMK mau ngambil jurusan kuliah yang nggak nyambung dengan jurusan SMK-nya, ya nggak apa-apa juga. Ilmu spesialisasi yang ia dapat saat sekolah di SMK nggak akan jadi sia-sia, kok.
10. Punya teman-teman yang suportif dalam mengerjakan tugas
Berbeda dengan kebanyakan SMA, di SMK nggak ada sistem ranking. Yang ada cuma nilai standar untuk lulus mata pelajaran produktif. Sehingga murid-murid SMK akan saling bahu membahu untuk lulus bareng. Malah biasanya, anak-anak SMK sangat solider dan nggak mungkin membiarkan temannya terpuruk sendirian dalam mengerjakan tugas.
Dan jaman saya bersekolah dulu, saya dan teman-teman nggak pernah menilai seseorang bodoh atau pintar, tetapi passionate atau nggak. Sejujurnya, nih, tanpa teman-teman SMK saya, I am nothing. So yes, saya sayaaaaang banget sama teman-teman SMK saya!
Sumber : Youthmanual
Mungkin ada anak SMK yang begitu, tapi nggak semua, sob. Saya adalah salah satu lulusan SMK yang menikmati masa-masa bersekolah di sana. Dan menurut saya, berikut adalah 10 hal unik yang cuma dirasakan anak SMK.
1. Harus langsung pilih jurusan, dan langsung disuruh tes masuk yang susah
Anak SMK memang sudah harus menentukan jurusannya sejak awal masuk sekolah. Setelah menentukan jurusan pun, mereka harus menjalani berbagai ujian masuk yang susah dan kompetitif, apalagi kalau mau masuk SMK favorit.
Beberapa diantaranya adalah ujian tertulis, tes tinggi badan (untuk jurusan Perhotelan), tes kesehatan termasuk tes buta warna (untuk jurusan Tata Busana) dan tes alergi (untuk jurusan Tata Boga), wawancara, serta psikotes kepribadian minat dan bakat. Biasanya rangkaian ujian ini dilakukan oleh SMK yang sangat mementingkan kompetensi lulusannya.
2. Cuma belajar pelajaran IPA, IPS, Bahasa dan Komputer secara mendasar, tetapi pulang sekolahnya tetap aja jam 6 sore.
Di SMK, materi pelajaran umum seperti IPA, IPS, Bahasa dan Komputer nggak sebanyak di SMA. Bahkan mata pelajaran umum tersebut cuma dipelajari dasar-dasarnya aja, nggak sampai mendalam. Kenapa? Karena fokus anak SMK adalah mata pelajaran produktif jurusannya masing-masing. Misalnya, anak Tata Boga ya fokusnya belajar masak.
Jadi, anak SMK tetap baru pulang sekolah jam enam sore, sob. Capek otak, capek fisik, capek semuanya, deh. Tapi, sisi postifinya, mental anak SMK jadi seperti baja. Ketempa abis!
3. Punya seragam praktek yang keren dan Instagram-able
Di SMK, materi pelajaran umum seperti IPA, IPS, Bahasa dan Komputer nggak sebanyak di SMA. Bahkan mata pelajaran umum tersebut cuma dipelajari dasar-dasarnya aja, nggak sampai mendalam. Kenapa? Karena fokus anak SMK adalah mata pelajaran produktif jurusannya masing-masing. Misalnya, anak Tata Boga ya fokusnya belajar masak.
Jadi, anak SMK tetap baru pulang sekolah jam enam sore, sob. Capek otak, capek fisik, capek semuanya, deh. Tapi, sisi postifinya, mental anak SMK jadi seperti baja. Ketempa abis!
4. Bisa berkarya sepuasnya di mata pelajaran produktif
Di SMK, meskipun mata pelajaran produktif bisa menghabiskan tiga sampai empat jam per hari, murid-muridnya tetap semangat mempelajarinya, karena mereka senang bisa berkarya sepuasnya. Kadang mereka malah bisa ngejual karya prakteknya ke teman-teman yang beda jurusan.
Misalnya, anak Tata Boga bisa ngejual cupcake-nya ke anak Tata Busana, sementara anak Tata Busana bisa ngejual baju karya mereka ke anak Tata Boga. Bagi anak SMK, latihan jadi entrepreneur dimulai dari muda, sob!
5. Berkesempatan merasakan Praktek Kerja Industri (Prakerin)
Anak-anak SMK biasanya wajib ikut sebuah program bernama Praktek Kerja Industri (Prakerin) selama tiga bulan. Kurang lebih seperti magang atau Kuliah Kerja Nyata, gitu. Jadi selama tiga bulan tersebut, mereka nggak sekolah, tetapi bekerja. Kerja beneran gitu, lho, sob, dan musti ngerasain ketemu klien, dimarahin bos dan (untungnya) digaji. Persis seperti di dunia kerja sesungguhnya.
6. Merasakan ujian dobel
Di SMK, Ujian Akhir Nasional tetap harus diikuti. Namun setelah UAN, anak SMK masih harus melewati ujian kompetensi. Sebagai contoh, siswa SMK jurusan Tata Busana harus bikin fashion show sendiri, lho! Ujian kompetensi ini juga akan menentukan kelulusan siswanya *lap keringat*
7. Punya kemampuan yang lebih praktikal
Anak SMK sudah pasti punya kemampuan praktikal sesuai jurusannya masing-masing. Saking skilful-nya, kadang-kadang siswa SMK kelas tiga sudah mulai nerima pekerjaan freelance sesuai keahlian masing-masing, lho. Ada yang nerima pembuatan kebaya, pesanan katering, bahkan ada yang sudah diminta untuk mengurus administrasi dan kesekretariatan di kantor kecil.
8. Lomba Kompetensi Siswa
Setiap tahun, Dikti mengadakan Lomba Kompetensi Siswa untuk siswa SMK, dan ini adalah ajang yang sangat dinantikan oleh siswa SMK se-Indonesia Raya. Jadi, para pelajar SMK di setiap kota di Indonesia akan disaring sesuai jurusannya masing-masing. untuk ikutan lomba kompetensi ini. Skalanya nasional, lho, bahkan global! Dan pemenangnya, akan lebih mudah jika ingin mengambil sertifikasi kompetensi yang setara dengan Diploma 1. Seru ‘kan? Ajang ini makin terasa seru, karena pesertanya jadi bisa ketemu kontingen dari berbagai wilayah.
9. Kalau mau kuliah lagi, ya tinggal kuliah aja
SMK memang dirancang agar lulusannya bisa langsung terjun ke dunia kerja. Tapiii kalau seorang lulusan SMK ujung-ujungnya mau lanjut kuliah, ya kuliah ajaaa… SMK nggak pernah memberatkan lulusannya untuk meneruskan pendidikan ke jenjang lebih tinggi, kok.
Trus, kalau lulusan SMK mau ngambil jurusan kuliah yang nggak nyambung dengan jurusan SMK-nya, ya nggak apa-apa juga. Ilmu spesialisasi yang ia dapat saat sekolah di SMK nggak akan jadi sia-sia, kok.
10. Punya teman-teman yang suportif dalam mengerjakan tugas
Berbeda dengan kebanyakan SMA, di SMK nggak ada sistem ranking. Yang ada cuma nilai standar untuk lulus mata pelajaran produktif. Sehingga murid-murid SMK akan saling bahu membahu untuk lulus bareng. Malah biasanya, anak-anak SMK sangat solider dan nggak mungkin membiarkan temannya terpuruk sendirian dalam mengerjakan tugas.
Dan jaman saya bersekolah dulu, saya dan teman-teman nggak pernah menilai seseorang bodoh atau pintar, tetapi passionate atau nggak. Sejujurnya, nih, tanpa teman-teman SMK saya, I am nothing. So yes, saya sayaaaaang banget sama teman-teman SMK saya!
Sumber : Youthmanual
Kamis, 17 November 2016
15 JURUSAN DI SMK YANG BANYAK PEMINATNYA
Jika di SMA penjurusan akan dilakukan setelah setahun melalui pendidikan dasar di kelas 10 maka beda lagi di SMK. Di SMK penjurusan akan langsung dilakukan sejak pertama kali murid mendaftar. Untuk itu bagi kamu yang bingung mau pilih jurusan apa di SMK, berikut adalah 15 jurusan smk yang menjanjikan masa depan.
Jurusan SMK yang menjanjikan pertama adalah jurusan Animasi. Layaknya jurusan kuliah desain, di jurusan SMK Animasi ini kamu akan mempelajari bagaimana cara membuat animasi, tentunya pembuatan animasi akan diajarkan dari tingkatan yang lebih rendah dulu. Pertama-tama kamu akan belajar basic animasi hingga pembuatan animasi dengan peralatan canggih.
Prospeknya, jurusan SMK animasi ini bisa melakukan praktik kerja lapangan di beberapa tempat sebagai animator. Dari sini kamu akan mendapatkan pengalaman kerja sebagai animator yang pada akhirnya memudahkan kamu masuk di dunia kerja karena telah menguasai dasar animasi. Atau pun kamu mau melanjutkan kuliah jurusan Animasi, setidaknya ilmu animasi yang kamu dapat di SMK akan memudahkan kamu dalam belajar.
2. JURUSAN MULTIMEDIA
Jurusan SMK yang menjanjikan selanjutnya adalah jurusan Multimedia. Di jurusan Multimedia pada pendidikan SMK kamu akan diajari seputar pengembanagn web, pengembangan multimedia, pengembangan permainan, hingga tentang produksi sinema dan industri media.
Tidak cuma belajar secara teori, di SMK jurusan Multimedia kamu juga akan diajari secara praktik. Karena memang tujuannya adalah memberi keterampilan khusus maka setelah lulus kamu tentu akan menguasi Multimedia.
Di era serba digital seperti saat ini, jurusan Multimedia sangat banyak dicari. Sebab hampir semua perangkat digital membutuhkan seorang multimedia. Kebayang kan betapa menjanjikannya jurusan SMK yang satu ini?
Jurusan SMK yang menjanjikan selanjutnya adalah jurusan Multimedia. Di jurusan Multimedia pada pendidikan SMK kamu akan diajari seputar pengembanagn web, pengembangan multimedia, pengembangan permainan, hingga tentang produksi sinema dan industri media.
Tidak cuma belajar secara teori, di SMK jurusan Multimedia kamu juga akan diajari secara praktik. Karena memang tujuannya adalah memberi keterampilan khusus maka setelah lulus kamu tentu akan menguasi Multimedia.
Di era serba digital seperti saat ini, jurusan Multimedia sangat banyak dicari. Sebab hampir semua perangkat digital membutuhkan seorang multimedia. Kebayang kan betapa menjanjikannya jurusan SMK yang satu ini?
3. JURUSAN BROADCASTING
Hampir sama dengan Multimedia, jurusan SMK Broadcasting juga menjadi salah satu jurusan SMK yang menjanjikan. Seperti yang kita sadari sendiri bahwa setiap hari media massa terutama televisi dan radio tumbuh dengan pesatnya. Bahkan saat ini televisi telah merambah ke dunia maya seeprti adanya saluran televisi streaming.
Dan semua yang dibutuhkan media penyiaran atau televisi tersebut adalah tenaga broadcaster yang professional. SMK dengan kejurusan yang diajarkan selama tiga tahun akan membentuk tenaga kerja yang profesional. Dengan kata lain jurusan SMK Broadcasting akan sanagt dibutuhkan pada era kebebasan pers seperti saat ini. Tidak sampai disitu, lulusan jurusan Broadcasting juga bisa bekerja di production house yang tidak kalah maraknya seiring banyaknya program televisi.
Hampir sama dengan Multimedia, jurusan SMK Broadcasting juga menjadi salah satu jurusan SMK yang menjanjikan. Seperti yang kita sadari sendiri bahwa setiap hari media massa terutama televisi dan radio tumbuh dengan pesatnya. Bahkan saat ini televisi telah merambah ke dunia maya seeprti adanya saluran televisi streaming.
Dan semua yang dibutuhkan media penyiaran atau televisi tersebut adalah tenaga broadcaster yang professional. SMK dengan kejurusan yang diajarkan selama tiga tahun akan membentuk tenaga kerja yang profesional. Dengan kata lain jurusan SMK Broadcasting akan sanagt dibutuhkan pada era kebebasan pers seperti saat ini. Tidak sampai disitu, lulusan jurusan Broadcasting juga bisa bekerja di production house yang tidak kalah maraknya seiring banyaknya program televisi.
4. JURUSAN FARMASI
Beralih ke dunia kesehatan, jurusan SMK Farmasi jadi salah satu jurusan yang perlahan tapi pasti merangkak naik menjadi jurusan SMK yang menjanjikan masa depan. Di jurusan ini para murid akan diajari tentang bahan-bahan kimia hingga peracikan obat.
Pada praktik kerja lapangan nanti jurusan SMK Farmasi dapat berkontribusi pada Apotek hingga Rumah Sakit sebagai tenaga Farmasi. Bahkan jurusan SMK Farmasi juga bisa melakukan praktik kerja lapangan di sejumlah pabrik obat sesuai dengan jurusannya yang mempelajari tentang peracikan obat.
Prospek jurusan ini kedepannya selain bisa melanjutkan ke perguruan tinggi dengan jurusan yang sama atau sejalan, namun juga bisa langsung terjung ke dunia kerja bidang farmasi. Sejauh ini boleh dikatakan pekerjaan sebagai seorang farmasi adalah salah satu pekerjaan yang menjanjikan masa depan.
5. JURUSAN ANALIS KIMIA / KIMIA INDUSTRI
Kalau SMA punya jurusan IPA yang mempelajari Biologi, Fisika, dan Kimia, SMK memiliki jurusan yang langsung tertuju pada analisis kimia. Di jurusan ini siswa akan belajar mengenal zat-zat kimia dan bahayanya serta menganalisisnya. Sekilah jika dilihat dari jenjang pendidikannya, mungkin jurusan SMK terlihat mudah dalam meberikan pelajaran namun selayaknya analisis kimia, jurusan SMK yang satu ini juga menawarkan tantangan yang tidak bisa dianggap remeh.
Sejak memasuki sekolah di kelas 10, para siswa jurusan SMK Analisis Kimia akan memulai pelajaran yang cukup rumit (karena mengenal zat-zat kimia bagaimana pun juga tidak mudah, bukan?). Sebab tidak hanya fokus di Kimia, jurusan SMK Analisis Kimia juga akan menitik beratkan pada perhitungan matematika dan hukum fisika. Namun sebanding dengan proses belajar yang sulit, lulusan Analisis Kimia juga akan sangat dibutuhkan di bidang pekerjaan yang berurusan dengan perkimiaan. Apalagi mengingat jurusan ini belum banyak diterapkan di sekolah-sekolah sehingga lulusannya pun masih sangat sedikit.
Kalau SMA punya jurusan IPA yang mempelajari Biologi, Fisika, dan Kimia, SMK memiliki jurusan yang langsung tertuju pada analisis kimia. Di jurusan ini siswa akan belajar mengenal zat-zat kimia dan bahayanya serta menganalisisnya. Sekilah jika dilihat dari jenjang pendidikannya, mungkin jurusan SMK terlihat mudah dalam meberikan pelajaran namun selayaknya analisis kimia, jurusan SMK yang satu ini juga menawarkan tantangan yang tidak bisa dianggap remeh.
Sejak memasuki sekolah di kelas 10, para siswa jurusan SMK Analisis Kimia akan memulai pelajaran yang cukup rumit (karena mengenal zat-zat kimia bagaimana pun juga tidak mudah, bukan?). Sebab tidak hanya fokus di Kimia, jurusan SMK Analisis Kimia juga akan menitik beratkan pada perhitungan matematika dan hukum fisika. Namun sebanding dengan proses belajar yang sulit, lulusan Analisis Kimia juga akan sangat dibutuhkan di bidang pekerjaan yang berurusan dengan perkimiaan. Apalagi mengingat jurusan ini belum banyak diterapkan di sekolah-sekolah sehingga lulusannya pun masih sangat sedikit.
6. JURUSAN TATA BOGA
Berbanding terbalik dengan jurusan Analisis Kimia, jurusan SMK Tata Boga sudah ada sejak beberapa tahun lalu. Jurusan SMK ini bisa dikatakan cukup populer diantara orang-orang awam yang tidak mengenal SMK. Namun meski menjadi jurusan yang umum, jurusan SMK Tata Boga tetap menjanjikan masa depan cerah.
Pasalnya jurusan ini memiliki prospek yang sangat luas. Tidak hanya bekerja di restoran atau hotel sebagai juru masak, lulusan dari jurusan SMK Tata Boga bahkan bisa berwirausaha dengan kemampuan memasaknya.
Pasalnya jurusan ini memiliki prospek yang sangat luas. Tidak hanya bekerja di restoran atau hotel sebagai juru masak, lulusan dari jurusan SMK Tata Boga bahkan bisa berwirausaha dengan kemampuan memasaknya.
Apalagi saat ini telah menjamur tempat-tempat nongkrong baru ala anak muda yang menawarkan varian makanan penuh inovasi. Dan siapa lagi yang bekerja di balik semua ini jika bukan jurusan Tata Boga atau orang yang pandai masak? Jika kamu ingin melanjutkan studi ke perguruan tinggi pun, jurusan ini memiliki prospek yang baik. Dan tentu saja pengalaman kamu sebagai ahli Tata Boga di SMK akan sangat membantu kamu di perkuliahan jurusan serupa.
7. JURUSAN TATA BUSANA
Siapa bilang alumni jurusan Tata Busana hanya akan berakhir jadi tukang jahit? Salah banget kalau kamu masih mikir kaya gitu! Seperti halnya jurusan fashion design di universitas, jurusan SMK Tata Busana juga mempelajari cara membuat pakaian.
Di jurusan Tata Busana, siswa akan dibekali mulai dari cara menggambar, menggunting pola pakaian, memilih bahan hingga finishing menjadi pakaian jadi. Malah bagi kamu yang tertarik di untuk menjadi desainer dan mengambil kuliah fashion design, jurusan SMK Tata Busana ini bisa menjadi landasan kamu sebelum melangkah ke tahap yang lebih tinggi.
Prospek dari jurusan ini juga menjanjikan kok. Kamu bisa melakukan praktik kerja lapangan atau magang pada desainer, di butik, bahkan di pabrik pakaian (tapi bukan sebagai penjahit yaa melainkan si pembuat konsep pakaian).
8. TEKNIK OTOMOTIF
Kata siapa anak teknik cuma bisa tauran dan jauh dari prestasi? Kenyatannya ngga semua anak teknik hobi tauran dan bikin rusuh kok, ada juga anak teknik yang berhasil. Misalnya saja pembuat mobil ESEMKA. Hal ini menunjukkan bahwa Jurusan Teknik Otomotif ngga buruk dan justru jadi salah satu jurusan SMK yang menjanjikan.
Di Jurusan Teknik Otomotif, siswa akan dikenali dengan mesin-mesin otomotif hingga cara merakit transportasi seperti mobil dan motor. Maka jangan heran kalau anak Teknik Otomotif jadi jago ngerakit maupun modifikasi kendaraan. Tapi ngga cuma sampai disitu, mereka juga bisa lho berprestasi dengan membuat sendiri karya mereka atau bekerja di perusahaan otomotif.
9. TEKNIK ELEKTRONIKA
Kalau dilihat dari namanya sih mirip, sama-sama teknik. Namun pengerjaannya jauh berbeda. Jika Jurusan SMK Teknik Otomotif lebih banyak belajar tentang mesin kendaraan dan merakitnya, Jurusan Teknik Elektronika justru mempelajari hal-hal yang berbau fisika seperti tenaga listrik dan elektromagnetik.
Prospek kerjanya kamu berpeluang untuk menjadi teknisi elektro di berbagai bidang mengingat saat ini perkembangan teknologi semakin luas seperti teknisi radar, sonar, dan navigasi, teknisi network system, teknisi telekomunikasi, dan masih banyak lagi. Ngga cukup sampai disitu, lulusan dari Jurusan Teknik Elektronika juga berpeluang untuk melanjutkan studi dan menjadi tenaga pendidik di bidangnya.
10. JURUSAN PERHOTELAN
Jurusan SMK yang menjanjikan lainnya adalah jurusan perhotelan. Di jurusan SMK Perhotelan siswa akan diajari seluk beluk pekerjaan di hotel. Hmm.. jurusan ini bukan untuk mencetak tukang bersih-bersih hotel atau porter ya? Tapi disini kamu akan belajar standar hotel dan pelayanan hotel. Tujuannya tiada lain untuk mencetak tenaga kerja hotel yang siap pakai dan mumpuni dari segi akademis maupun praktik. Prospek kerjanya, lulusan jurusan SMK Perhotelan dapat bekerja di hotel bintang 5 sampai yang standar internasional.
11. JURUSAN PARIWISATA
Bagi kamu yang suka jalan-jalan dan kepingin hobi kamu menghasilkan uang maka Jurusan Pariwisata cocok banget untuk kamu. Apalagi saat globalisasi gini, banyak banget lho tempat wisata yang digembar-gemborkan untuk masyarakat dunia.
Hingga saat ini banyak kok SMK yang menyediakan Jurusan Pariwisata di dalamnya, bisa dikatakan memang Jurusan Pariwisata juga termasuk jurusan tertua di SMK. Nah di jurusan ini kamu akan belajar mengenai bagaimana memandu wisata hingga bahasa asing. Ngga cuma kaya akan pengetahuan tempat wisata di dunia, Jurusan Pariwisata juga mengajarkan kamu menjadi pribadi yang baik dan memiliki etika dalam melayani jasa pariwisata. Lulusannya bisa bekerja di Biro Perjalanan Umum, Perusahaan Penerbangan. Bandar Udara, tour guide, event organizer, bahkan Pramugari. Keren kan?
12. JURUSAN AKUTANSI
Kalau jurusan yang ini sih dikhususkan bagi kamu yang suka hitung-hitungan. Yap! Jurusan Akuntansi akan memberi kamu skill menghitung neraca sampai tata buku keuangan. Jurusan ini cocok banget bagi kamu yang senang kerja kantoran dan menghitung keuangan.
Kalau jurusan yang ini sih dikhususkan bagi kamu yang suka hitung-hitungan. Yap! Jurusan Akuntansi akan memberi kamu skill menghitung neraca sampai tata buku keuangan. Jurusan ini cocok banget bagi kamu yang senang kerja kantoran dan menghitung keuangan.
Memang sih dalam praktiknya Jurusan Akuntansi memakan banyak waktu dan tenaga tapi kalau dilihat prospeknya jurusan ini amat menjanjikan. Lulusannya bisa bekerja di perkantoran pajak atau bagian keuangan perusahaan. Tentunya setiap perusahaan membutuhkan ahli akuntan dong untuk mengurus keuangan mereka? Jadi peluang kerjanya cukup besar dan ngga ada abisnya. Untuk kamu yang mau kuliah, Jurusan Akuntansi juga sangat bisa untuk jadi dasar kamu sebelum mengambil jurusan manajemen di universitas.
13. JURUSAN ADMINISTRASI PERKANTORAN
Nah kalau jurusan yang satu ini dulunya lebih dikenal dengan nama Sekretaris. Baru-baru ini Jurusan Sekretaris berganti nama menjadi Administrasi Perkantoran. Walaupun namanya berubah namun yang dipelajari masih sama kok. Jurusan Administrasi Pekantoran mempelajari hal-hal yang bersifat administratif seperti cara membuat surat, cara pengarsipan, sampai etika perkantoran.
Lulusan dari jurusan SMK Administrasi Perkantoran dapat bekerja di berbagai aspek perusahaan sebagai tenaga administrasi atau sekretaris. Selain itu lulusan ini juga memiliki peluang di pemerintahan atau bahkan sekolah-sekolah.
14. JURUSAN PERBANKAN
Hampir mirip dengan Jurusan Akuntansi, Jurusan Perbankan juga akan banyak membekali siswanya dengan hitung-menghitung. Namun bedanya jurusan perbankan akan lebih berkonsentrasi pada seluruh kegiatan yang berhubungan dengan bank seperti perhitungan uang, pembukuan, hingga dokumentasi.
Jurusan Perbankan ini nantinya selain bisa melanjutkan studi ke universitas dengan jurusan yang sama namun juga bisa langsung bekerja di bank-bank ternama karena telah memiliki basic dalam tugas-tugas perbankan.
15. JURUSAN PEMASARAN
Jurusan SMK yang menjanjikan terakhir adalah Jurusan Pemasaran. Yap pemasaran yang dalam bahasa inggris disebut marketing adalah jurusan yang mempelajari basic menjadi seorang marketing. Di Jurusan Pemasaran siswa akan mempelajari strategi pasar, kewirausaha, dan membaca peluang di dunia bisnis.
Ngga cuma sekadar belajar aja, jurusan SMK Pemasaran juga akan langsung praktik ke lapangan. Bukan hanya dari tugas praktik kerja lapangan atau magang, siswa dari Jurusan Pemasaran juga biasanya akan disediakan koperasi atau tugas-tugas praktik dalam menawarkan sebuah produk. Ups, yang dilihat disini bukan kegiatan jual-beli seperti sales ya tapi bagaimana para siswa memikirkan strategi untuk menjual produk mereka.
Prospeknya, Jurusan Pemasaran bisa terjun ke dunia kerja sebagai seorang Marketing Junior atau bahkan membuka usaha sendiri. Jangan malu, di era Masyarakat Ekonomi ASEAN seperti saat ini pasar berkembang secara global dan sebagai siswa Jurusan Pemasaran tentu kamu bisa bersaing untuk mencari peluang di dunia bisnis.
Yap, itulah 15 jurusan SMK yang bisa menjanjikan masa depan cerah. Apakah kamu tertarik mencobanya?
Ngga cuma sekadar belajar aja, jurusan SMK Pemasaran juga akan langsung praktik ke lapangan. Bukan hanya dari tugas praktik kerja lapangan atau magang, siswa dari Jurusan Pemasaran juga biasanya akan disediakan koperasi atau tugas-tugas praktik dalam menawarkan sebuah produk. Ups, yang dilihat disini bukan kegiatan jual-beli seperti sales ya tapi bagaimana para siswa memikirkan strategi untuk menjual produk mereka.
Prospeknya, Jurusan Pemasaran bisa terjun ke dunia kerja sebagai seorang Marketing Junior atau bahkan membuka usaha sendiri. Jangan malu, di era Masyarakat Ekonomi ASEAN seperti saat ini pasar berkembang secara global dan sebagai siswa Jurusan Pemasaran tentu kamu bisa bersaing untuk mencari peluang di dunia bisnis.
Yap, itulah 15 jurusan SMK yang bisa menjanjikan masa depan cerah. Apakah kamu tertarik mencobanya?
(Narasumber Papasemar)
Langganan:
Komentar (Atom)



















